PT Sri Rahayu Agung:Seolah Kebal Hukum,General Manager Andi Tanaka Tindak Pekerja Tanpa Aturan


PT Sri Rahayu Agung:Seolah Kebal Hukum,General Manager Andi Tanaka Tindak Pekerja Tanpa Aturan

.

Seperti seakan kebal hukum PT Sri Rahayu Agung yang terletak di desa Kotarih Baru kecamatan Kotarih Kabupaten serdang Bedagai selalu mengangkangi peraturan Undang-undang tenaga kerja no 13 tahun 2013.Selaku General Manager di PT Sri Rahayu Agung Andi Tanaka seharusnya dapat melihat dan menilai titik permasalahan terhadap karyawan dan bawahannya.Miris yang di alami saudara Warsino sebagai pekerja/karyawan tetap yang sudah mencapai masa usia kerja 29 tahun.5/5/2021

 

Tanpa sebab yang pasti di keluarkannya surat peringatan ke 3 yangg di tanda tangani oleh General Manager Andi Tanaka menyebabkan kontroversi terhadap karyawan dan masyarakat yang mengetahui hal ini.saat di konfirmasi terhadap saudara Warsino terkait hal ini terhadapnya mengatakan "Saya gak tau masalahnya apa hingga di berikan surat peringatan ini,masalah pesangon adikku aja belum di bayar perusahaan ini sekarang aku di masalahkan lagi tanpa salah yang jelas.Dan yang mengantarkan ke saya malah bang Masrum Purba yang katanya perwakilan dari perusahaan".Dengan nada kesal atas tindakan sepihak Andi Tanaka selaku General Manager di PT Sri Rahayu Agung terhadapnya.

 

Di tempat terpisah saat di konfirmasi selaku Wakil ketua PC FSP PP SPSI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI dan Mantan pekerja di PT Sri Rahayu Agung yang belum terbayar pesangonnya sejak 5 Maret 2020 yang lalu hingga saat ini dan sekaligus mantan ketua PUK FSP PP SPSI kebun PT Sri Rahayu Agung mengatakan "Harusnya perusahaan memberikan surat teguran 1,2 dan 3.Dan apabila kesalahan masih berlanjut barulah keluar surat SP 1,SP 2 dan SP 3.Tanpa kesalahan dan kejelasan yang pasti perusahaan berikan Surat Peringatan ke 3 kepada Warsino selaku pekerja/karyawan tetap di perusahaan itu.Harusnya Andi Tanaka berlaku bijak terhadap karyawan dan pekerjanya.Masalah pesangon saya saja belum terselesaikan ini mau masalah lagi sama Abang saya" ucap tegas saat di konfirmasi awak media.

 

Banyak permasalahan yang tak terselesaikan dari masalah pesangon pekerja dari yang pekerja kontrak hingga karyawan tetap.Dinas tenaga kerja Kabupaten Serdang Bedagai banyak mengetahui apa yang terjadi di PT Sri Rahayu Agung,namun pihak Dinas tenaga kerja seperti menutup mata atas perlakuan PT Sri Rahayu Agung yang mengeluarkan pekerjanya tanpa hak pesangon dan ada juga sebagian yang tanpa surat resmi pemberhentian.(Red)

50 Views

Komentar