PANGKEP- Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) H Syamsuddin Hamid seusai melakukan pertemuan di Posko Covid-19 Kabupaten Pangkep yang dihadiri Wakil Bupati, Muspida Pangkep, diantaranya Ketua DPRD, Ketua Pengadilan, Kajari, Dandim 1421, Kapolres dan Sekda Pangkep.Kamis (30/4/2020)
Bupati Syamsuddin Hamid menegaskan, keberhasilan pencegahan virus corona Covid-19 lewat physical distancing atau menjaga jarak akan sangat tergantung dengan tingkat kedisiplinan masyarakat.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat disiplin dalam menjaga jarak dengan orang lain. "Ini membutuhkan sebuah kedisplinan yang kuat, ketegasan yang kuat," kata mantan ketua DPRD kabupaten Pangkep ini.
Syamsuddin Hamid meminta masyarakat yang sudah melakukan isolasi mandiri karena mengalami gejala atau kontak dengan pasien Covid-19 untuk tetap disiplin dan menghindari kontak dengan masyarakat.
"Jangan sampai yang sudah diisolasi, datang lagi membantu tetangganya yang mau hajatan, ada yang sudah diisiolasi masih belanja di pasar," ujarnya.
Syamsuddin Hamid kembali menegaskan bahwa sekalipun Kabupaten Pangkep belum masuk sona merah, tapi tetap kita waspada, untuk mencegah penularan Covid-19 ini.
Mantan kepala Desa Batara tiga Priode ini meminta kepada ketua RT/RW, kepala desa/lurah dan camat berperan Penting dalam Penerapan Physical Distancing
Oleh karena itu, ia menilai kedisiplinan masyarakat dalam menjaga jarak ini menjadi satu-satunya kunci keberhasilan mencegah penularan virus corona.
"Dengan kedisplinan yang kuat, kalau ini bisa dilakukan saya yakini skenario yang kita pilih bisa menghasilkan hasil yang baik," ujarnya.
Data sementara di Posko Covid-19 Kabupaten Pangkep tertanggal 29 April 2020, positif Covid-19 dirawat 1 orang, sembuh 2 orang. kemudian proses pemantauan 2 orang, kemudian pasien dalam pengawasan dirawat 1 orang, isolasi mandiri 5 orang, dan orang Dalam Pemantauan (ODP) proses pemantauan 32 orang, (herman djide)





