Pasar Raya Solok Tutup Selama 2 Hari, Wawako Reinier Berharap Masyarakat Bisa Memahami Demi Kebaikan Bersama


Wali Kota Solok Tinjau Pasar Raya Beberapa Waktu Lalu

.

SOLOK KOTA ---   Pemerintah Kota Solok memutuskan untuk melakukan penutupan Pasar Raya Kota Solok selama 2 hari, terhitung besok Sabtu hingga Minggu, 2-3 Mei 2020.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Kabag Prokomp Setda) Kota Solok Nurzal Gustim,S.STP,M.Si dalam keterangan pers yang dirilisnya Jun’at siang (1/5).

Menurut Kabag Prokomp Setda Kota Solok, keputusan itu merupakan tindaklanjut dari hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) terhadap perkembangan pelaksanaan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), serta menyikapi kejadian adanya seorang wanita yang jatuh pingsan ketika berbelanja di Pasar Raya Solok.

“Oleh karena itu, untuk Sabtu tanggal 2 Mei 2020 mulai pukul 00.00 WIB seluruh kegiatan dan aktivitas di Pasar Raya Solok akan dilakukan penutupan sampai hari Minggu tanggal 3 Mei 2020 pukul 24.00 WIB, untuk dilakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di wilayah Pasar Raya Solok,” terangnya.

Kepada seluruh pelaku usaha, pedagang, parkir dan lainnya, atas nama Satgas Penegak PSBB Kota Solok disampaikan Nurzal Gustim, agar tidak melakukan aktivitasnya untuk dua hari tersebut. Dia juga dihimbau untuk dapat mengamankan toko/warung/kedai/lapak masing-masing selama penutupan wilayah pasar dilakukan.

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Solok Reinier,ST,MM sekaligus selaku Ketua Satgas Penegak PSBB Kota Solok mengatakan keputusan itu sebuah langkah yang memang sudah seharusnya dilakukan Pemerintah dalam memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid-19.

“Kaputusan untuk pembatasan juga memang sudah sepatutnya dilakukan meski pahit, apalagi saat bulan Ramadhan dan selanjutnya akan lebaran yang biasanya sangat ditunggu-tunggu pedagang. Namun kita haru sabar demi mencegah penularan wabah yang memang sangat mengerikan,” ujar Wawako Reinier.

Reinier berharap agar masyarakat bisa memahami serta mendukung keputusan ini, supaya pengorbanan bersama tidak menjadi sia-sia, dan Kota Solok seterusnya tetap berada dalam zona hijau, zero positive Covid-19 hingga pandemic ini bisa ditaklukan serta negeri ini dinyatakan aman dari serangan virus berbahaya itu.

Masih dalam rangka memaksimalkan upaya pencegahan Covid-19, untuk pedagang yang biasanya berjualan di ara jalan lingkar Koto Panjang, dilakukan relokasi ke Pasar Rakyat di dekat Terminal Bareh Solok.   (Amel)

987 Views

Komentar