KYD 2023, Panitia: Seberapa Iman yang Saya Dapatkan


Ketua Panitia KAMAPI youth Day 2023 Yulianus Pigome sedang Menyampaikan Kata-kata sambutan di Aula Cendrawasih Paroki KTD Puweta - Foto Aleks Waine

.

PAPUA TENGAH - Soal penyelenggaraan kegiatan KAMAPI Youth Day (KYD), dalam sambutan yang disampaikan ketua panitia KYD 2023, Yulianus Pigome, SE mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan moment untuk menambah iman para peserta, yakni Orang Muda Katolik (OMK), bukan soal barang apa yang akan saya dapatkan.

Baca JugaPenjurian Mata Lomba KYD III 2023 di Puweta

“Ini bukan soal seberapa juara atau piala yang saya dapatkan, tetapi seberapa tinggi iman yang saya dapatkan dari kegiatan ini,” kata Yulianus Pigome dalam sambutannya di Aula Cenderawasih Paroki Kristus Terang Dunia (KTD) Puweta (30/6).


Jadi Pigome berpesan kepada seluruh peserta KYD, terutama para peserta OMK murni, kira-kira mengikuti setiap materi yang akan diberikan demi menambah atau meningkatkan iman kekatolikan masing-masing.


Dalam laporan yang disampaikannya, seluruh peserta yang mengikuti KYD di Paroki KTD Puweta berjumlah 630-an peserta yang terdiri dari OMK murni, Tim Pastoral (Timpas), Pembina OMK, dan OBMK sedekenat Kamuu, Mapia, dan Piyaiye (KAMAPI).

Baca Juga: KYD 2023 Resmi Ditutup Ketua Komisi Kepemudaan Dekenat KAMAPI

Kegiatan ini secara resmi dibuka Ketua Komisi Kepemudaan Dekenat KAMAPI, Diakon Aleks Pigai didampingi Pastor Paroki KTD Puweta (Pastor Gaspar Bahlo, OFM), Pastor Paroki Sta. Maria Immaculata Moanemani (Pastor Hendrik, OFM), Diakon Frans Tekege, dan Diakon Iyai.


Menurut Diakon Aleks Pigai program KYD dibentuk oleh ketua komisi kepemudaan paroki-paroki sedekenat KAMAPI sebagai sebuah pesta iman bagi orang-orang muda Katolik sedekenat.


Maka dari itu, dia meminta kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap materi yang akan diberikan para pemateri dengan baik.


Sementara itu, Pastor Rufinus Madai, Pr. selaku Pastor Dekan Dekenat KAMAPI dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi orang-orang muda Katolik untuk saling mengenal satu sama lain sebagai satu keluarga agar kelak hidup bahu-membahu membangun gereja.


“Kita hadir disini untuk saling mengajar, menguatkan dan saling menyadarkan satu sama lain, bukan saling lomba-berlomba atau saling bersaing.”


Lanjutnya, agar kita kuat dalam iman, menjadi tulang punggung gereja dan pelaku-pelaku Sabda Allah di tengah-tengah masyarakat dalam segala segi kehidupan.

Editor : Vitalis Goo

Komentar