Warga KPM Desa Sudimanik Dua Bulan Terakhir Tak Terima Sembako BPNT


Warga KPM Sudimanik Keluhkan Program BPNT

.

PANDEGLANG, - Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sudimanik Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten mengeluh lantaran dua bulan terakhir Mei - Juni, tidak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Menurut beberapa warga KPM, mereka mengaku sebelumnya kerap menerima bantuan berupa sembako, seperti beras, telur, minyak, dan gula pasir yang diterima melalui e-warong. Tapi untuk Bulan Mei dan Juni ini mereka tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Seorang KPM warga Kp. Cimuncang RT 11/05 Desa Sudimanik Kecamatan Cibaliung, mengaku bernama Jasih (52) kepada awak media, Kamis (02/07/2020) mengatakan, dirinya sebelumnya mendapatkan bantuan sembako dari Pemerintah, tapi sudah dua bulan ini tak lagi menerimanya.

"Saya tidak tahu kenapa BPNT saya tidak dapat dicairkan lagi. Padahal sebelumnya saya dapat. Sembako tersebut sangat membantu karena dapat beras, telur, dan minyak yang biasa dipakai membantu kebutuhan rumah tangga keluarga kami," kata Jasih

Jasih pun merasa heran kenapa kartu keluarga sejahtera BPNT selalu dipegang pihak Agen e-Warong, Suhendi. Kartu BPNT itu diambil Imron dari tangan saya sejak program itu ada, yah setahun lebih dikuasai Agen e-Warong," imbuhnya.

Selain Jasih warga lainnya juga sama mengeluhkan sembako BPNT yang tak kunjung diperolehnya, seperti yang disampaikan Dilah kepada awak media membenarkan, bahwa di Desa Sudimanik sudah dua bulan tidak mendapatkan bantuan pangan program BPNT dan terakhir mendapatkan Program BPNT saat sebelum Bulan Ramadan 2020 lalu.

"Kalo kami Warga di Desa Sudimanik sampai bulan Juni ini belum mendapatkan bantuan sembako dari program BPNT, padahal sebelumnya kami tiap bulannya selalu mendapatkan bantuan sembako namun saat ini sudah dua bulan, Mei dan Bulan Juni 2020, kami tidak mendapatkan bantuan itu," ucap Dilah.

Adapun soal Kartu Keluarga Sejahtera BPNT kata Dilah diakuinya sejak awal berjalannya program BPNT, warga KPM tidak pernah memegang kartu itu, karena selalu dipegang dan dikuasai Agen e - Waroong.

"Kartu ATM BPNT diambil Imron orang suruhan Sekertaris Desa Sudimanik sekaligus Pemilik Agen e - Waroong di Desa kami dan tidak hanya kartu milik saya yang di pegang Imron, kartu milik KPM yang lain pun di desa sudimanik di pegang Imron," tandasnya.

Disesalkan pemilik e-Warong, Suhendi selaku Sekdes Sudimanik, ketika hendak dikonfirmasi dan didatangi ke kantornya, yang bersangkutan tidak berada ditempat, bahkan dihubungi melalui telepon genggam pun belum juga terhubung.( Red )

1434 Views

Komentar