Bayi Perempuan Hebohkan Warga, Ditemukan di Areal Perkebunan Sawit PT Sipef Kerasaan Simalungun


Personil Polsek Perdagangan AIPTU U Manullang Saat di Lokasi Temuan Bayi Bersama Warga

.

SIMALUNGUN- Seketika suasana heboh, warga dikejutkan dan dihebohkan sosok bayi perempuan masih bernyawa. Saat ditemukan kondisinya menangis dan tali pusarnya dengan panjang lebih kurang 5 centimeter tampak masih utuh.

Penemuan bayi, berawal saat Fajar merupakan saksi yang pertama kali melihat, menemukan dan melaporkan adanya bayi perempuan yang saat itu menangis.

Saksi menyebutkan, awalnya bermaksud untuk mencari sapu lidi di lokasi areal perkebunan sawit Blok N/04, Division III, PT Sipef  Kerasaan, Nagori Kerasaan II, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Minggu (26/04/2020) sekira pukul 14.40 Wib.

"Saksi berada di lokasi penemuan bayi perempuan bermaksud untuk mencari lidi. Ia terkejut mendengar suara bayi menangis dan buru-buru mendekati lokasi. Kemudian Fajar melaporkan tentang bayi kepada Security PT Sipef dan laporan diteruskan kepada Komandan Pos Polisi Kerasaan AIPTU U Manullang," sebut Kapolsek Perdagangan kepada jurnalis indonesiasatu.co.id melalui pesan Aplikasi Whatsapp, Minggu (26/04/2020) sekira pukul 19.57 Wib.

Lebih lanjut, AKP Supendi, SH, MH, menerangkan setelah AIPTU U Manullang menerima laporan terkait  penemuan bayi perempuan di areal perkebunan sawit siang itu. Kapos Polisi Kerasaan selanjutnya menghubungi dan berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Kerasaan.

"Kemudian bersama Personil Puskesmas Kerasaan, anggota bersama menuju ke lokasi temuan bayi yang panjangnya 50 centimeter dan beratnya 3,2 kilogram dalam keadaan masih bernyawa dan tali pusarnya masih utuh sepanjang 5 centimeter," urai Kapolsek Perdagangan dalam laporannya.

Dari lokasi bayi ditemukan, terang Kapolsek Perdagangan selanjutnya tim medis dan personil Polsek Perdagangan mengevakuasi bayi perempuan itu. Untuk mendapatkan perawatan medis, saat ini bayi itu masih di Puskesmas Kerasaan. Kini pihak Kepolisian melakukan penyidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayi itu.

"Bayi dalam perawatan tim medis di Puskesmas. Lebih lanjut, untuk mengungkap pelakunya personil masih mengumpul keterangan sejumlah saksi dan lakukan penyidikan terhadap pelakunya," tutup AKP Supendi, SH., MH mengakhiri penyampaiannya. (Amry Pasaribu) 

 

1007 Views

Komentar