MESUJI- Pemerintahan Desa melalui Kepala Desa yang merupakan anggota dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melaksanakan Padat Karya Tunai bagian dari skenario untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan di tengah pandemi COVID-19,Rabu(29/04/2020)
Kepala Desa Gedung Boga Yulinda Sriwahyuni mengatakan bahwa Padat Karya Tunai tersebut juga dilakukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
"Jadi mendistribusikan uang pembangunan, melalui proyek padat Karya tunai, semua dimobilisasi masyarakat setempat, pekerja, mulai pasok material, bahkan alat warga setempat," katanya.
Kades Gedung Boga juga menjelaskan bahwa Padat Karya Tunai ini adalah upaya memberikan pekerjaan kepada masyarakat Desa dengan tidak menggunakan teknologi dalam pelaksanaannya.
Terkait adanya anjuran Pemerintah tentang physical distancing, sebagai upaya memutus rantai penularan COVID-19, Kades Gedung Boga dalam pelaksanaannya akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mengurangi jumlah pekerja dengan pengaturan jadwal agar dapat merata dan selesai dengan baik.
"Masih bisa dilaksanakan, karena kita masih memanfaatkan atau menggunakan protokol kesehatan, masyarakatpun dalam keadaan sehat, jadi seperti pembangunan Onderlagh yang bersumber dari dana Desa, hanya 20 orang,begitupun pembangunan lainnya dengan metode giliran,” tegas Yulinda.
Menyinggung mengenai upah,Yulinda mengatakan bahwa para pekerja akan meneripa upah per minggu seperti yang sudah dilakukan.
"Ini semua dibayar mingguan, seperti yang sudah dilakukan, pembangunan Onderlagh,sudah ada titik yang diselesaikan dan ada yang masih berlangsung,” jelas Yulinda.
Untuk pembangunan,Yulinda menjelaskan mendalam, pembangunan joging track ditunda,sementara baru pemerataan tanah, saat ini tengah dilakukan renovasi Balai Desa.
"Kondisi pandemi Covid-19, maka pemerataan tanah( joging track), sudah mencapai -+ Rp.20juta sementara pelaksanaan ditunda,saat ini tengah dilakukan juga, renovasi Balai Desa, ini kita swadaya( dana mandiri),"jelasnya.
Yulinda berharap dalam situasi pandemi Covid-19 dengan proyek padat karya tunai ,bisa menambah penghasilan masyarakat dan pembangunan Desa.
(Udin)





