Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Wawako Solok Rangkul Pengurus Masjid


Wawako Solok Reinier Didampingi Kasdim 0309/Solok Menyampaikan Sosialisasi Kepada Pengurus Masjid

.

SOLOK KOTA ---    Wakil Wali Kota Solok Reinier,ST,MM sekaligus selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) penegak Pembatasan Skala Berskala Besar (PSBB) terus menggencarkan sosialisasi terkait pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Semua lapisan masyarakat dirangkul demi memaksimalkan upaya tersebut.

Hari ini, Rabu, 29 April 2020  Reinier menyampaikan sosialisasi guna memberikan pemahaman kepada para pengurus Masjid di Kota Solok yang masih melaksanakan kegiatan Shalat berjamaah di Rumah Ibadah.

Dalam kesempatan itu, Wawako Solok Reinier meminta dukungan kepada para pengurus Masjid dalam mensukseskan pelaksanaan PSBB, khususnya dalam pelaksanaan Shalat berjamaah di Masjid untuk sementara waktu guna menghambat penyebaran Covid-19 atau yang populer dikenal virus Corona.

“Kami minta masyarakat bersabar untuk sementara waktu, hingga serangan virus corona itu bisa dilumpuhkan,” tutur Wawako Reinier.

Ditekankan Wakil Wali Kota, bahwa selaku umat Islam sebenarnya keputusan itu memang berat terlebih dalam bulan suci Ramadhan yang hakekatnya sebagai momentum memakmurkan Rumah – Rumah Allah. Namun, ditambahkannya, bahwa keputusan itupun mesti dilakukan demi kebaikan bersama dan juga telah melalui pemikiran para ulama yang berkompeten dalam permasalahan itu.

“Kami minta melalui para pengurus Masjid untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya jamaah, jangan biarkan kami sampai kehilangan kekuatan nanti baru kita semua sadar, yang artinya ketika sudah mewabah dan menjangkiti masyarakat banyak, karena virus ini sangat cepat penyebarannya,” ungkap Wawako Reinier.

Ditambahkannya, keputusan ini merujuk pada Maklumat MUI Provinsi Sumatera Barat, Edaran Gubernur Sumbar serta mengingat posisi letak Kota Solok di simpul tengah Sumbar sehingga dikhawatirkan berpotensi besar cepatnya penyebaran dan mewabahnya virus ini.

 “Saat ini bukan berarti kita tidak percaya pada Allah, melainkan.semata-mata untuk mengantisipasi agar kita tidak terkena ataupun menjadi perantara penyebaran wabah tersebut dan jelas ada dasarnya berupa firman Allah, Sabda Rasul serta kaidah-kaidah Islam yang telah dijelaskan oleh MUI sebagai pihak yang berwewenang dan yang tentunya lebih memahami atas hal ini,” jelasnya.

Menurut Wakil Wali Kota Reinier, ketika kita tetap melakukannya, bisa dikatakan kita melakukan bunuh diri. “Sebagai Wakil Kepala Daerah ia berkewajiban menyampaikan hal ini agar semua dunsanak (Keluarga) Kota Solok berkekuatan hati serta terlindung dari virus ini,” pungkas Reinier.

Seiring dengan itu, Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim)/0309 Solok Mayor Inf Hendra Bagus Arioko menyampaikan dalam waktu 14 hari masa PSBB ini, daerah harus bergerak cepat dan tegas demi mempercepat upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Menanggapi permintaan para pengurus, Kasdim 0309/Solok menyatakan bahwa secara bertahap Tim Satgas akan mendatangi Masjid-Masjid yang masih melaksanakan Shalat berjamaah, namun ia berharap agar pengurus Masjid terus melakukan upaya persuasif kepada masyarakat tentang bahaya tidak mengindahkan himbauan ini.

“Bapak-bapak sebagai penyambungan tangan tangan dan lidah kami terkait permasalahan ini sangat kami harapkan kerjasamanya untuk satu tujuan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan kita harus peduli dalam hal ini, demi masyarakat banyak,” ungkapnya.

Ditekankan Kasdim Hendra Bagus Arioko, bahwa Pemerintah tidak melarang ibadah apalagi Shalat sebagai tiang agama bagi muslim, karena negeri kita bukan anti agama, melainkan yang dilarang pelaksanaan shalat secara berjamaah di Masjid untuk sementara waktu, hingga virus berbahaya itu enyah dari negeri ini.

“Jika ingin melaksanakan Shalat berjamah, lakukan di rumah bersama keluarga. Ini hanya untuk sementara waktu, sampai virus ini hilang. Dan dengan  kesadaran masyarakat mematuhi segala aturan dan himbauan Pemerintah, kita berharap segera putus ratai peredaran visus tersebut sehingga kita bisa melaksanakan segala aktivitas tanpa hambatan lagi,” ujarnya. (Amel)

929 Views

Komentar