Gereja Betel Rock Jember Bagikan Paket Sembako Pada Masyarakat Rentan Dampak Covid 19


Tim Gereja Betel Indonesia Rock Ministry Jember bbagikan paket sembako pada masyarakat rentan dampak covid 19

.

Jember (Jawa Timur)- Gereja Betel Indonesia Rock Ministry Jember membagikan paket sembako kepada masyarakat yang rentan sosial akibat dampak pandemi covid 19. GBI Rock Jember memiliki kepedulian kemanusian atas bencana non alam yang dialami khususnya warga di sekitar Kota Jember.

Koordinator Rock Jember, Pasteur Benny Kristanto manuel, S.Th memberikan keterangan kegiatan di Hari Minggu siang, 3 April 2020. “Hari ini kita membagikan 120 paket sembako,” ujar Pasteur Benny.

Benny menjelaskan bahwa sumber dana untuk pengadaan kegiatan ini adalah murni dari sumbangan warga gereja GBI Rock Jember. Sebelumnya sudah dilaksanakan pada beberapa pekan lalu yang diberi tema “Gempita” yaitu gerakan memberkati dan peduli kota.

“Ini adalah bagian kedua dari gereja kami GBI Rock Jember untuk peduli terhadap masyarakat kota Jember yang dimana bagian dari masyarakat kota kita berpikir bagaimana caranya kita bisa membantu pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang ada di Kota Jember. Kita membantu semaksimal mungkin yang kami bisa bantu yang bisa kita kerjakan,” papar Benny.

Setiap paket sembako berisi beras 2,5 kg, minyak goreng Bimoli 2 lt, 5 mie instan dan kecap sachet 400 ml. Tim dibagi menjadi 2, satu kearah selatan kota dan yang lain kearah utara kota.

“Cara pendistribusiannya on the road karena kita juga berpikir sedang ada covid 19, kita juga berpikir tentang physical distancing.  Kita tidak mengumpulkan massa tapi kita berjalan menyusuri  pinggiran kota Jember untuk membagikan paket sembako” jelas Benny.

Benny tegaskan, “Tujuan kami adalah supaya kita juga peduli kepada masyarakat kecil. Ini adalah bagian yang kedua dimana kita kurang lebih nantinya kita distribusikan  250 paket lagi”.

Tim membagikan paket sembako tanpa banyak bertanya dan tanpa memandang apa latar belakang sasaran. Disepanjang jalan yang dilalui terlihat tukang becak, pemulung atau orang berjualan kecil-kecilan langsung diberi paket sembako lalu berangkat lagi. Pembagiannya dirasakan sangat tepat sasaran dan begitu cepat. (azeta)

                               

Komentar