Kajian Arsip Seri 2: Fungsi GLAM (Warisan Budaya)


GLAM merupakan warisan budaya, kepanjangan dari Galleries, Libraries, Archives, and Museum (Galeri, Perpustakaan, Arsip, dan Museum).

.

Oleh: Herman Setyawan, M.Sc. (Arsiparis Muda-Universitas Gajah Mada)

GLAM merupakan warisan budaya, kepanjangan dari Galleries, Libraries, Archives, and Museum (Galeri, Perpustakaan, Arsip, dan Museum).

Konsep GLAM ini hadir tentunya sebagai salah satu upaya negara dalam pemenuhan hak atas informasi warga negara, dengan memberikan informasi yang telah diverifikasi.

Galleries, Libraries, Archives, and Meseums (GLAM) muncul di awal tahun 2000-an sebagai respon atas tantangan dan peluang hadirnya teknologi digital, karena semakin banyak materi warisan budaya yang didigitalkan dan tersedia secara online.

GLAM merupakan gerakan yang berkembang dari waktu ke waktu secara global sebagai respon atas perubahan konteks budaya, sosial, dan teknologi.

Fungsi lembaga GLAM  berbeda berdasarkan peran dan koleksinya, yakni Galeri, fokus pada pameran dan interpretasi seni atau benda budaya lainnya.

Mereka dapat memperoleh, melestarikan, dan memajang karya seni, menyelenggarakan pameran untuk memamerkan koleksi untuk mengedukasi masyarakat.

Kemudian Perpustakaan. Perpustakaan terutama berfokus pada pengumpulan, pengorganisasian, dan penyediaan akses terhadap buku dan bahan cetak lainnya, serta sumber daya digital, untuk penelitian dan pendidikan.

Mereka juga dapat menyediakan berbagai layanan, seperti pinjaman antar perpustakaan, referensi dan bantuan penelitian, dan program pendidikan.

Sedangkan Arsip, difokuskan pada melestarikan dan membuat rekod penting berisi sejarah dan budaya yang dapat diakses seperti rekod resmi institusi, foto, video, audio, dan dokumen lainnya.

Arsiparis bertugas untuk mengatur, melestarikan, dan menyediakan material arsip untuk para peneliti, cendekiawan, dan masyarakat umum.

Selanjutnya Museum. Museum mengumpulkan dan menampilkan berbagai objek, mulai dari spesimen sejarah alam hingga karya seni, hingga artefak budaya.

Museum juga menyediakan program pendidikan dan pameran yang memamerkan koleksi dan membantu masyarakat belajar tentang berbagai aspek sejarah, budaya, dan alam.

Fungsi lembaga-lembaga ini mungkin berbeda, namun semua memainkan peran penting dalam mengumpulkan, melestarikan, dan berbagi sumber daya budaya dan pendidikan dengan publik.

Meskipun tidak dapat dianggap sama, fungsi satu lembaga tersebut dapat diadopsi oleh lembaga yang lain.

Komentar