Akibat Nunggak SPP, SMK Babunajah Tahan Ijazah Siswa


PANDEGLANG, - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) BABUNAJAH Desa Menes Kecamatan Menes, Tahun Ajaran 2019/2020, lantaran masih memiliki tunggakan SPP, diduga dipersulit pihak sekolah saat hendak mengambil ijazah dan meminta Foto Copy Ijazah terlegalisir. Kepada awak media, Kamis (25/06/2020),

Siswa SMK berinisial RA, mengaku, dirinya tidak dapat menerima ijazah, lantaran masih punya tunggakan SPP, kendati demikian kata RA, dirinya tidak mempersoalkannya, namun yang disesalkan RA, pihak sekolah malah mempersulit ketika dirinya meminta foto Copy Ijazah terlegalisir, guna kepentingan melanjutkan sekolahnya.

"Saya minta foto copy ijazah pun harus menghadap Kepala Sekolah dulu, padahal saya butuh foto copyan ijazah saja karena untuk kejenjang lebih lanjut, Sedangkan Kepala Sekolah tidak ada di sekolahan saat itu," ujar RA

Sementara Bendahara Yayasan SMK BABUNAJAH, Aan ketika dikonfirmasi mengatakan, jika foto copy ijazah yang sudah di legalisir itu harus menghadap Kepala Sekolah, tapi kalau untuk pengambilan ijazah, tentunya siswa harus melunasi tunggakan yang tersisa.

Ketika disinggung apakah ada kebijakan sekolah untuk membantu RA, Aan selaku bendahara langsung menghubungi Kepala Sekolah melalui Telpon sellularnya, dan menyampaikan permohonan RA.

"Pak ini ada perwakilan dari siswi yang baru lulus kemaren tahun ajaran 2019/2020 mempertanyakan ijazah, karena tidak mampu untuk melunasi tunggakannya apakah ada kebijakan atau jalan lain dari pihak sekolah," ujar Aan saat menyampaikan permohonan kebijakan yang diminta RA kepada Kepala Sekolah

Lebih lanjut dikatakan Aan kepada Awak media, untuk kebijakan tersebut pihak RA disarankan Kepala Sekolah agar langsung menemui dan menghadap ke Ketua Yayasan BABUNAJAH.

"Langsung saja menghadap ke Ketua Yayasan Pak, tapi kalau minta nomor handphon Pak Kepdek dan Ketua Yayasan, mohon maaf saya tidak bisa memberikannya karena harus ijin dulu kepada yang bersangkutan," tandasnya

Dihari berbeda, Jum'at (26/06/2020) Guru Yayasan SMK BABUNAJAH, Saeful kepada awak media menjelaskan, jika siswa ingin mendapatkan keringanan biaya permohonan pengambilan ijazah, disarankan orang tua siswa dan siswa yang bersangkutan lebih baik datang langsung ke sekolah menemui Kepala Sekolah atau Ketua Yayasan.

"Karena Kepala Sekolah saat ini sedang tidak ada di tempat, dan saya pun sama tidak bisa memberikan nomor kontak beliau, paling tidak bisa buat janji temu dulu, dan bapak nanti kita hubungi kembali," terang Saeful

Hingga berita ini dimuat, RA masih kesulitan mengajukan permohonan kebijakan sekolah perihal ijazahnya dan mendapatkan Foto Copy ijazah legalisir dari sekolah.(Red)