Ceracau di Tarian si Corona


Yakin tiada yang terjadi itu kehendakmu ,namun izinkan kata hatiku bicara

.
Teryakini seyakin-yakinnya, tiada apapun terjadi , tanpa seizin dan kehendak-Mu, ya Khaliq, namun izinkan aku dengarkan kata hati, pikir dan rasa, kalau bencana yang kini mendunia, merenggut asa, bukan semata hukuman dan peringatan dari-Mu, ya Rabb …. ’ Teryakini seyakin-yakinnya, tiada akibat tanpa sebab, sebagaimana Adam dan Hawa mengenal aurat, selepas menikmati buah terlarang, lalu ikhlas menerima azab, dilempar ke bumi nan akrab dengan rasa haus dan lapar, dimana kelak jadi medan perang serta ajang perebutan kekuasaan … Teryakini seyakin-yakinnya, makhluk tak kasat mata yang kini amat ditakuti manusia, adalah muara dari rekayasa genetika, tercipta dari ambisi dan perseteruan para raksasa dengan naga yang ingin menguasai dunia lewat kecanggihan teknologi, untuk perang tak lagi perlu amunisi, cukup bakteri … Andai aku salah, azablah atau ampuni ya Ghofur, tapi jemput pulanglah segera si corona …
1176 Views

Komentar