Banyuwangi - Guna meningkatkan ketangguhan relawan dalam upaya meminimalisir resiko bencana, bertempat di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Banyuwangi, BPBD Provinsi Jawa Timur, dan UINSA Surabaya gelar pelatihan bersama peningkatan kapasitas relawan Destana, Selasa (26/10/21).
Kasi Pencegahan BPBD Provinsi Jawa Timur Dadang Iqwandy, ST, MT, menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banyuwangi bagian selatan ini sebagai uji coba peningkatan kapasitas relawan dalam upaya melakukan pemetaan secara mandiri terhadap berbagai macam resiko bencana.
"Baik bencana yang mengancam di lokasi desa maupun luar desa sekitar," katanya.
Andik salah satu perwakilan Pusat Studi Lingkungan dan Kebencanaan LP2M UINSA Surabaya, turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk Pengamalan terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat melalui aspek penelitian dan skademik," ucapnya.
Sementara Kasi pencegahan BPBD Kabupaten Banyuwangi Yusuf Arif berharap, hasil dari kegiatan tersebut relawan Destana Sarongan dapat melakukan upaya mitigasi dan pengurangan resiko bencana di wilayah desa tersebut.
Di tempat yang sama Affandi selaku Ketua Destana Sarongan menambahkan, tentunya output dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah dapat mempermudah dalam melakukan analisis kajian risiko dan pemetaan di wilayah secara lebih mendalam.
"Sehingga kawan kawan dapat segera segera mencari solusi atas permasalahan tersebut," jelas Affandi.
Sedangkan pada pelaksanaan kegiatan ini juga diselingi dengan penyerahan hadiah atas prestasi lomba Destana tingkat Provinsi Jatim kategori utama dengan total hadiah sebesar Lima Belas juta Rupiah. (Hariyono)





