Talut Pengairan Irigasi Diduga Asal Jadi Belum Selesai Sudah Patah Pinggang


Talut Pengairan Irigasi Diduga Asal Jadi Belum Selesai Sudah Patah Pinggang

.

Aceh Timur I Targetkasusnews.com - Talut pengairan irigasi diduga dibuat asal-asalan, karena bangunannya belum selesai sudah patah pinggang dan retak-retak, ironis nya lagi diduga kuat proyek ini kebal hukum, pasalnya sudah tayang beberapa kali di medsos selo-selo (santai-santai) saja tidak mengubris, seakan-akan pekerjaan proyek ini sudah selesai.

Sangat disayangkan permainan mafia proyek hal seperti ini jikalau Didinas terkait membiarkan saja tanpa ada tindakan, karena banyak temuan oleh media diduga tidak digubris oleh ke pemerintahan Rocky.

Tinta awak media di ibaratkan, "menulis diatas air", kapan maju aceh kalau seperti ini, hanyalah yang dibangun itu-itu saja belum selesai sudah sontoloyo alias roboh lagi.

Pantauan media ini CV. Kualisi Kontruksi sumber dana anggaran APBA nilai kontrak 425.003.000.00 (Empat Ratus dua puluh lima juta tiga ribu rupiah), yang dikelola nya talut ini belum selesai sudah mulai roboh, dan sudah mulai retak-retak diseluruh bangunan, dan pinggang talut harus ditopang dengan bambu, sepertinya bangun ini sudah tak layak lagi untuk digunakan pengairan air, karena sifatnya belum hujan deras sudah di topang dengan bambu. Sabtu, 4 Desember 2021

Awak media ini saat mau konfirmasi tidak ada siapa pun di proyek pekerjaan talut pengairan irigasi , yang terletak di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya. jangankan pemborong orang kerja pun tidak ada di lokasi lagi.

Sudah lima kali media ini hendak mau konfirmasi sia-sia saja kontraktor tidak pernah berjumpa. dan jangka waktu kontrak pembangunan talut ini hanya tersisa Empat hari lagi.

Dugaan kuat CV atau kontraktor ini kebal hukum mungkin saja sudah lari dari kenyataan. (Ridwan)

1235 Views

Comments