Pembangunan Talut Pengairan Irigasi Belum Selesai Sudah Patah Pinggang


Pembangunan Talut Pengairan Irigasi Belum Selesai Sudah Patah Pinggang

.

Aceh Timur, talut pengairan irigasi diduga dibuat asal jadi, pasalnya bangunannya belum selesai sudah patah pinggang, ironisnya lagi karena pinggangnya patah harus ditopang dengan bambu, sangat disayangkan permainan mafia proyek hal seperti ini jikalau pemerintah membiarkan saja tanpa ada tindakan, karena dugaan banyak temuan oleh media tidak digubris oleh kepemerintahan Rocky . Tinta awak media diibaratkan, "air di daun talas", kapan maju aceh kalau seperti ini, hanyalah yang dibangun itu-itu saja belum selesai sudah ambruk lagi.

Pantaun media ini CV.Kualisi Kontruksi sumber dana anggaran APBA nilai kontrak 425.003.000.00(Empat Ratus dua puluh lima juta tiga ribu rupiah) yang dikelola nya sia-sia saja , belum selesai sudah mulai retak-retak dan pinggang talut harus ditopang dengan bambu, sepertinya bangun ini sudah puluhan tahun, karena sifatnya di topang dengan bambu. Sabtu, 04 Desember 2021

Media ini saat mau konfirmasi tidak ada siapa pun di proyek pekerjaan talut pengairan irigasi ini, yang terletak di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya. jangankan pemborong orang kerja pun tidak ada dilokasi. Sudah lima kali media ini hendak mau konfirmasi sia-sia saja kontraktor tidak pernah berjumpa.dan waktu kontrak pembangunan talut ini hanya tersisa lima hari lagi. (Ridwan)

1438 Views

Komentar